Selasa, 27 September 2016

Service Elektronik Dasana Indah Bonang

             Jenis jenis Komponen Elektronik Fungsi Dan Gambarnya

Jenis-jenis komponen elektronika sangat beragam, mulai dari resistor, transistor, dioda, kapasitor, induktor, dan lain-lain. Setiap komponen elektronika tersebut memilik fungsi dan gambarnya masing-masing.



Komponen Elektronika adalah alat-alat pendukung suatu rangkaian listrik agar dapat bekerja sesuai dengan kegunaannya. Komponen elektronika dipasang pada papan PCB agar membentuk sebuah rangkaian listrik. Komponen elektronika beserta simbol dan fungsinya disertakan disini.

A. Resistor

Resistor atau biasa juga disebut sebagai hambatan adalah komponen elektronik yang digunakan untuk menghambat atau memperkecil arus listrik dalam suatu rangkaian. Satuan yang dipakai untuk resistor adalah ohm (Ω). Nilai resistor diperoleh dari gelang warna yang terdapat pada badan resistor itu sendiri. 

Jenis-jenis Resistor diantaranya adalah:
  1. Resistor yang nilainya hambatannya tetap.
  2. Resistor yang nilainya hambatannya dapat berubah-ubah atau biasa disebut Variabel Resistor. Contohnya: pengatur bass, volume, treble speaker, dan lain-lain.
  3. Resistor yang nilainya dapat berubah sesuai dengan intensitas cahaya, Resistor ini disebut juga LDR atau Light Dependent Resistor ( bukan Long Distance Relationship ) .
  4. Resistor yang nilainya dapat berubah sesuai dengan perubahan suhu, Resistor jenis ini disebut PTC ( Positive Temperature Coefficient ) and NTC ( Negative Temperature Coefficient )

Simbol dan Gambar Jenis-Jenis Resistor:



B. Kapasitor ( Capacitor )

Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan arus listrik dalam bentuk muatan. Muatan ini disimpan dalam waktu yang relatif. Biasanya kapasitor juga disebut sebagai kondensator
Ukuran kapasitor ditetapkan dalam satuan Farad ( F ).
1 Farad ( F ) = 1.000.000 mikro Farad ( µF )
1 mikro Farad ( µF ) = 1.000 nano Farad ( nF )
1 nano Farad (nF) = 1.000 piko Farad ( pF )

Fungsi-fungsi Kapasitor antara lain:
  1. Sebagai filter pada sebuah rangkaian power supply, maksudnya disini adalah kapasitor sebagai ripple filter, sifat untuk menyimpan muatan listrik oleh kapasitor dapat memotong tegangan ripple.
  2. Sebagai penggeser fasa.
  3. Sebagai pembangkit frekuensi pada rangkaian oscilator.
  4. Untuk mencegah percikan bunga pada sebuah saklar.
  5. Sebagai perata arus pada rectifier.
Jenis-jenis Kapasitor terbagi atas 3, antara lain:
  1. Kapasitor yang nilainya tetap dan tidak berpolaritas. Contohya: Kapasitor Kertas, Kapasitor Mika, Kapasitor Polyster dan Kapasitor Keramik.
  2. Kapasitor yang nilainya tetap, tetapi memiliki Polaritas Positif dan Negatif. Contohya: Kapasitor Elektrolit atau Electrolycte Condensator (ELCO) dan Kapasitor Tantalum.
  3. Kapasitor yang nilainya dapat diatur atau disebut juga Variable Capasitor.
Simbol dan Gambar Jenis-Jenis Kapasitor:

C. Dioda ( Diode ) 

Dioda adalah komponen elektronik yang digunakan untuk menghantarkan arus listrik ke satu arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Dioda biasanya disebut sebagai penyearah. 
Dioda memiliki dua elektroda yaitu Anoda (+) dan Katoda (-).
Macam-macam dioda beserta fungsinya antara lain:
  1. Dioda Rectifier atau Dioda Penyearah yang umumunya terbuat dari silikon. Fungsinya yaitu sebagai penyearah arus bolak-balik (AC) ke arus searah (DC).
  2. Dioda Zener (Zener Diode). Fungsinya yaitu untuk menstabilkan tegangan, tegangan ini sering disebut Tegangan Zener.
  3. LED (Light Emitting Diode) atau Dioda Emisi Cahaya. Fungsinya untuk memancarkan cahaya monokromatik, biasanya LED dipakai sebagai lampu indikator.
  4. Dioda Foto (Photo Diode) yaitu dioda yang peka dengan cahaya. Fungsinya sebagai sensor atau dan alat pengukur cahaya (Lux meter).
  5. Dioda Schottky (SCR atau Silicon Control Rectifier). Fungsinya sebagi pengendali.
  6. Dioda Laser (Laser Diode) yaitu dioda yang dapat memancarkan cahaya laser.
  7. Dioda Bridge, disebut bridge karena di dalam komponen ini terdapat empat buah dioda yang dihubungkan saling bertemu satu sama lain. Fungsinya sebagai penyearah arus bolak-balik (AC).
Simbol dan Gambar Jenis-Jenis Dioda:

D. Transistor

Transistor merupakan komponen yang memegang peranan sangat penting dalam rangkaian elektronik saat ini. Beberapa fungsi transistor antara lain:
  1. Sebagai penguat arus.
  2. Sebagai switch (pemutus dan penghubung arus listrik).
  3. Untuk menstabilisasi tegangan.
  4. Dapat memodulasi sinyal.
  5. Sebagai penyearah, dan lain-lain.
Berdasarkan cara kerjanya, Transistor dibagi menjadi dua yaitu:
  1. Transistor Bipolar, yaitu jenis transistor yang paling banyak dipakai dalam dunia elektronika. Bipolar mempunyai 3 kaki terminal yaitu Base (B), Collector (C), dan Emitter (E). Berdasarkan strukturnya, Transistor Bipolar terdiri atas 2 jenis, yaitu:
     - NPN ( Negative - Positive - Negative )
     - PNP ( Positive - Negative - Positive )
  2. Transitor FET ( Field Effect Transistor ). transistor jenis ini juga memiliki 3 kaki terminal yang masing-masing diberi nama Drain (D), Source (S), dan Gate (G).
Simbol dan Gambar Transistor :

E. Induktor ( Inductor )

Induktor adalah komponen elektronika yang berfungsi sebagai pengatur frekuensi,filter dan sebagai alat penyambung (kopel). Bentuk dasar sebuah induktor adalah kawat yang dililitkan menjadi sebuah koil. Induktor memiliki sifat induktansi, yang artinya jika arus listrik meningkat maka medan magnet juga akan meningkat sesuai dengan perubahan arus. Satuan induktansi ini dinamakan Henry.
Berikut jenis-jenis dan macam-macam induktor :
  1. Induktor yang nilainya tetap atau konstan.
  2. Induktor yang nilainya berubah-ubah atau dapat diatur, induktor ini juga disebut Variable Coil.
Simbol dan Gambar Induktor :

F. IC ( Integrated Circuit )

IC adalah kumpulan dari berbagai komponen hingga ribuan komponen elektronika yang terdiri dari transistor, resistor, dan komponen elektronika lainnya yang membentuk suatu rangkaian elektronika dan memiliki fungsi elektronika tertentu yang dikemas dalam sebuah kemasan yang komplek dan kecil dengan pin atau kaki untuk menjalankan fungsinya.
IC dipakai sebagai otak dalam sebuah rangkaian elektronika, contohnya: mikroproccesor.
Simbol dan Gambar IC :

G. Saklar ( Switch )

Saklar adalah komponen elektronika yang digunakan untuk menghubungkan atau memutus aliran listrik atau istilahnya untuk ON/OFF rangkaian elektronika. Switch ini banyak macam dan bentuk modelnya, dari yang berbentuk tombol sampai yang berbentuk tuas.
Simbol dan Gambar Saklar :

F. Transformator ( Trafo )

Transformator adalah alat yang berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tegangan input dan output. Berdasarkan fungsinya, transformator dibedakan menjadi dua yaitu:
  • Transformator Step Up, yaitu transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan input.
  • Transformator Step Down, yaitu transformator yang berfungsi untuk menurunkan tegangan.
Cara kerja transformator :
Arus bolak-balik (AC) akan melewati koil pertama (kumparan primer) yang menginduksi arus bolak-balik di koil kedua (kumparan sekunder).
Simbol dan Gambar Transformator :
Komponen-komponen elektronika akan terus berkembang, oleh karena itu mungkin saja akan lebih banyak informasi mengenai komponen elektronika dari yang telah dijelaskan di atas. Tetap kunjungi blog ini yah untuk informasi terbaru.

Selasa, 20 September 2016

Service Elektronik Dasana Indah

 


# LG  = dE (Door eror), PE (Pressure Eror), IE (Inlet eror), UE ( Unbalance eror), CL (Child lock), OE (Drain Eror)

#Samsung =  dE (Door Eror), 1E ( Pressure Eror), 4E ( Inlet Eror), UE (Unbalance Eror), CL (Child lock), 3E ( Motor Eror ), 5E (Drain eror)

#Sharp = E2 (Door Eror), LE/E9 ( Pressure Eror),E1 ( Inlet Eror), E4 (Unbalance Eror), E3 (Drain eror), C2 ( Power Failure)

#Elektrolux = E10 (Inlet Eror), E20 (Drain Eror), E30 (Pressure Eror), E40(Door Eror), E50 (Eprrom Eror)

#Panasonic = U11 (Drain Eror), U12 (Door Eror), U13 (Unbalance Eror), U14 (Inlet Eror), H01 ( Power Failur)




PREASSURE EROR CODE : 

E2 = Polytron
E4 = Akari
E7 = Toshiba
F1 = Sanken

Penjelasan :

1.  dE : Door Eror
Pada mesin cuci merk LG biasanya menggunakan sensor magnet yang berada dibagian depan pintu, dan sering kali magnet itu terlepas atau berkarat, dan pada mesin cuci lain biasanya sensor ini menggunakan swict yang terletak pada bagian belakang pintu. 
2. PE : Pressure Error
Jika kode ini muncul biasanya terjadi masalah pada sensor ketinggian air atau biasa disebut dengan Water Level Countrol. 

3. IE : Inlet Eror
Biasanya jika kode ini muncul ada permasalahan pada proses pengisian Air,cek pada filter selenoid kemungkinan kotor atau tekanan dari keran arir rumah terlalu keci. hal lainnya adalah permasalahan pada selang pressure yang terhubung ke sensor water level terlepas.

4. UE : Unbalance Eror
Ini terjadi akibat beban pakaian yang tidak merata, atau juga dapat diakibatkan dari posisi peletakan mesin cuci yang miring . hal lainnya adalah kendurnya fanbelt/linden.

5. CL : Child Lock
Tombol Penahan Anak

6. OE : Drain Eror
Biasanya terjadi kerusakan/penyumbatan pada sistem pembuangan, hal yang paling sering terjadi adalah kerusakan pada drain motor.

7. Power failure
Kode ini muncul jika tegangan listrik kurang dari 220 .

                                                                            
  Cara meriset ulang TV sharp aquos

 
Jika Anda memiliki Sharp Aquos LC-52D64U televisi LCD, Anda mungkin memiliki beberapa masalah selama masa operasionalnya. Memanggil dukungan teknis sering menjadi pilihan paling bijaksana, tapi kadang-kadang reset pabrik sederhana adalah semua yang dibutuhkan untuk memulihkan televisi Anda untuk memesan bekerja sempurna. Ada dua metode untuk memfasilitasi reset pabrik: di layar dan menggunakan perangkat keras secara langsung.


On-Screen Menu Atur ulang

Langkah 1

Start up televisi Anda dan tekan tombol "Menu" tombol pada remote control.

Langkah 2

Menavigasi melalui pilihan menu dengan tombol panah kiri dan kanan sampai Anda menemukan "Setup" sub-menu.

Langkah 3

Pilih "Reset" dan tekan "Enter" tombol. Jika Anda telah menetapkan kode akses - disebut sebagai "Rahasia Nomor" - untuk kontrol orangtua, masukkan dengan tombol angka pada remote control dan tekan "Enter" lagi.

Langkah 4

Sorot "Ya" dengan menggunakan tombol panah kiri atau kanan dan tekan "Enter."

Langkah 5

Pilih "Ya" lagi ketika diminta bahwa televisi akan restart dan tekan "Enter." TV kemudian akan menampilkan "Sekarang Inisialisasi" dan kekuasaan akan mematikan. Televisi otomatis akan menghidupkan kembali, dikembalikan ke default pabrik.

Sulit Atur ulang

Langkah 1

Cabut televisi.

Langkah 2

Tekan dan tahan "Channel Down" dan "Input" tombol pada panel.

Langkah 3

Pasang televisi kembali sambil menekan tombol ini. Anda mungkin memerlukan bantuan dari orang lain untuk mencapai langkah ini.

Langkah 4

Terus memegang tombol sampai kekuatan televisi kembali. Jika tidak bekerja, cabut televisi dan coba lagi - kadang-kadang proses ini tidak bekerja pada percobaan pertama.

Langkah 5

Menggunakan remote untuk menavigasi "Layanan Mode" menu dan pilih "Factory Reset" dari menu. Klik "Enter" dan televisi akan mulai menginisialisasi dan ditutup. Kemudian akan kekuatan kembali, diatur ke default pabrik.

Diposkan oleh: Aufa Service